TAPSEL— Sebagai wujud kepedulian terhadap pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, personel Batalyon C Sat Brimob Polda Sumatera Utara kembali melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Kamis (5/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob membantu pengecatan pembangunan rumah hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak, sekaligus melaksanakan pembuatan parit aliran air di sekitar Masjid Nurul Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kenyamanan tempat ibadah serta memastikan sistem drainase berjalan dengan baik guna mencegah genangan air di lingkungan masjid.
Kegiatan kemanusiaan dipimpin Danki 1 Penugasan Batalyon C, AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H., yang menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga sebagai mitra yang hadir membantu pemulihan pascabencana.
“Brimob berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat, membantu semampu kami agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal, termasuk tempat tinggal dan sarana ibadah yang menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan,” ujar AKP Antanius Tarigan.
Pembuatan parit aliran air di Masjid Nurul Islam yang dikerjakan oleh personel di bawah pimpinan Brigadir Awaluddin Tumanggor telah mencapai progres sekitar 90 persen. Sementara itu, pengecatan rumah hunian sementara di Desa Garoga juga telah mencapai progres yang sama dan terus dilanjutkan secara bertahap.
Melalui kegiatan ini, Sat Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam misi kemanusiaan, mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat. (*/AN)





