WAY KANAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Way Kanan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak bagi Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Way Kanan yang dirangkaikan dengan Pendidikan Politik. Acara yang dipusatkan di Sekretariat PAC PDI Perjuangan Way Kanan ini berlangsung khidmat pada Senin, (30/03/2026).
Kegiatan lima tahunan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, beserta jajaran pengurus provinsi. Musancab kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum krusial bagi partai berlambang banteng moncong putih tersebut untuk memperkuat akar rumput di tingkat kecamatan.
Konsolidasi Struktur dan Silaturahmi Kader
Winarti menjelaskan bahwa Musancab adalah ajang konsolidasi organisasi yang dilakukan secara berkala setiap lima tahun sekali. Fokus utama dari kegiatan ini adalah penyusunan struktur pengurus di tingkat kecamatan agar mesin partai tetap solid dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.
“Musancab ini adalah bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memastikan struktur partai terbentuk dengan baik. Capaian utamanya adalah silaturahmi antar-kader serta tuntasnya penyusunan struktur di tingkat kecamatan sesuai dengan mekanisme partai yang berlaku,” ujar Winarti.
Ia juga menegaskan bahwa target utama dari Musancab ini adalah terselesaikannya proses transisi dan penguatan kepengurusan secara tertib, sebagaimana tradisi yang dijalankan partai setiap periode.
Politik Hijau: Membagikan Bibit Alpukat untuk Merawat Bumi
Ada yang menarik dalam pelaksanaan Musancab kali ini. Selain agenda politik dan organisasi, PDI Perjuangan juga membagikan bibit pohon alpukat kepada para kader dan masyarakat sekitar. Langkah ini disebut Winarti sebagai implementasi nyata dari gerakan “Merawat Pertiwi” yang diinstruksikan oleh DPP Partai.
Winarti menekankan bahwa setiap kader PDI Perjuangan harus memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup. Menurutnya, berpolitik bukan sekadar mengejar kekuasaan, melainkan juga menjaga kelestarian alam demi kesejahteraan bersama.
“Kader-kader harus senang menanam pohon, bukan merusak. Ini adalah bentuk dukungan kita kepada pemerintah dan alam. Kita mengajak semua pihak untuk menanam beragam pohon guna menjaga kelestarian lingkungan,” tegas mantan Bupati Tulang Bawang tersebut.
Mendukung Ketahanan Pangan
Pemilihan bibit alpukat juga bukan tanpa alasan. Winarti menjelaskan bahwa tanaman buah seperti alpukat termasuk dalam kategori tanaman pendamping beras yang memiliki nilai ekonomis tinggi sekaligus bermanfaat bagi penghijauan.
“Harapannya, lingkungan kita tetap hijau dan terjaga, yang pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan kita semua. Ada 10 jenis tanaman pendamping beras yang kita dorong, salah satunya alpukat. Tanaman ini bermanfaat secara ekologis maupun ekonomis bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan Way Kanan menunjukkan wajah politik yang humanis dan ekologis, di mana penguatan struktur organisasi berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan lokal. (UIN)





