WAY KANAN– Upaya promosi produk lokal Kabupaten Way Kanan masih menghadapi kendala pada sisi produksi. Keterbatasan stok menjadi tantangan dalam memperluas pasar.
Asisten II Bidang Perekonomian Setdakab Way Kanan, Arie Anthony Thamrin, mengatakan pemerintah aktif mendorong promosi produk daerah. Namun kesiapan produksi dinilai masih perlu diperkuat.
Menurutnya, kualitas dan konsistensi menjadi syarat utama agar produk mampu bersaing. Tanpa hal tersebut, produk sulit mendapatkan kepercayaan konsumen.
“Pemerintah tidak bisa memaksa masyarakat membeli produk yang belum memenuhi standar. Daya saing produk menjadi kunci dalam penguatan ekonomi local,” kata Arie, Selasa, 14 April 2026.
Dirinya mencontohkan pengalaman saat membawa batik Way Kanan ke salah satu festival di Jakarta. Permintaan pasar tidak dapat terpenuhi karena keterbatasan stok.
“Kondisi ini menunjukkan pentingnya produksi berkelanjutan. Pelaku usaha perlu menjaga kualitas sekaligus memastikan ketersediaan barang,” ujarnya.
Dia menyatakan, pemerintah daerah tetap berkomitmen memfasilitasi promosi produk lokal. Upaya ini dilakukan melalui pameran hingga ke berbagai kegiatan pemasaran.
Ia berharap pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas produksi. Dengan demikian, produk Way Kanan mampu bersaing di pasar nasional. (Bahtiar/UIN)





