TOBA, Armadanews.id |
Lisbeth Marta Butar Butar yang tewas dengan 24 luka ditubuhnya di Kecamatan Bonatualunasi Desa Lumban Lobu Kabupaten Toba, Senin (24/05) pagi hari, dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah
Lisbeth Martha Butar Butar merupakan seorang guru sekolah dasar (SD) Negeri 173599 di Lumban Lobu.
Kejadian yang tak disangka itu sangat mengejutkan berbagai kalangan, termasuk sahabat Marta yang bernama Melda br Sitorus dan juga orang tua siswa di SD negeri 173599.
Saat dikonfirmasi awak media Armadanews, Melda menceritakan kepribadian Marta yang baik dan ramah dalam kesehariannya, dikenal tidak punya musuh di desa Lumban Lobu maupun di sekitar sekolah di tempat dia mangabdi.
“Saya sangat kehilangan teman baik dan juga guru anak saya yang sangat baik dan santun dalam kesehariannya tutur Melda sambil meneteskan air mata, semoga pelaku pembunuhan secepatnya ditangkap dan diberi hukuman yang setimpal,” sebutt Melda
Hal senada disampaikan kepala desa Lumban Lobu Torang Sitorus. Kepribadian Lisbeth Martha Butar Butar dikenal baik di desa Lumban Lobu dan ramah, keseharian sepulang mengajar di SD Negeri 173599 beliau pulang kerumah dan dikenal santun.
Kepala desa Lumban Lobu mengaku sangat terkejut dengan kejadian yang menimpa warganya tersebut, dimana Lisbeth Martha Butar Butar pada saat ini sedang membangun rumah di desa Lumban Lobu dengan kondisi memasang atap, dan hampir rampung pengerjaan rumah tersebut.
Terpisah, Kepala dinas pendidikan kabupaten Toba Parlinggoman Panjaitan, melalui kepala Bidang tenaga pendidik Candra Tambunan SH, sangat menyayangkan kejadian yang menimpa tenaga pendidik di Sekolah dasar, Lisbeth Martha Butar Butar dikenal sangat baik dan tidak pernah bermasalah selama mengabdi di sekolah dasar Lumban Lobu.
“Lisbeth Martha Butar Butar sudah 16 tahun mengabdi sebagai tenaga pengajar, PNS TMT 01 Agustus 2014 sebagai guru kelas 2 Bahasa Indonesia di sekolah dasar Lumban Lobu.
Kita sangat kehilangan sosok tenaga pendidik yang baik dan profesional,” ungkap Candra Tambunan di ruang kerjanya.
(Edu Antonius Nainggolan)





