TOBA, Armadanews.id Ι Ketua Punguan Parsadaan Toga Nainggolan (PARTONA) OP. Rafai Nainggolan, sangat mengapresiasi kinerja Polres Toba yang dikomandoi Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya, Sik.
“Kasus pembunuhan Guru SD sangat menggegerkan di masyarakat sekitar, dengan kesigapan Polres Toba dengan cepat dapat menangkap pelaku dan mengungkap motif dari pembunuhan ini,” ujar ketua Punguan PARTONA,OP. Rafai Nainggolan.
OP. Rafai Nainggolan mengaku sangat miris saat mendengar kejadian ini bulan lalu, seorang Abdi negara yang mendidik anak sekolah dasar diperlakukan seperti ini oleh anak di bawah umur.
“Harapan saya kejadian ini jangan lagi terulang lagi di kabupaten Toba ini yang kental dengan adat istiadat, semoga para pelaku dihukum seberat-beratnya,” pungkas Ketua PARTONA yang juga pensiunan Guru SMK Negeri 2 Balige itu.
Sebelumnya, kerja keras pihak Polres Toba yang mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang Guru sekolah dasar negeri Lumban lobu, Lisbeth Martalena Butar Butar meregang nyawa bersimbah darah dirumahnya sendiri 24 Mei 2021 yang lalu menghebohkan warga sekitar.
Pelaku pembunuhan tersebut berencana ingin merampok rumah korban Lisbeth Martalena Butar-butar yang tinggal sendirian dirumahnya, Dalang dari perampokan tersebut tetangga korban sendiri, JH (15) mengajak rekannya RT (23) dan DN (16) untuk merampok rumah korban Lisbeth Martalena Butar Butar.
Aksi mereka gagal karena korban terbangun dari kamarnya dan memergoki para pelaku yang hendak beraksi dirumahnya, setelah memergoki para pelaku di ruang tamu, Lisbeth Martha Lena Butar Butar berteriak minta tolong.
Dengan membabi buta, pelaku JH (15) menusuk pisau ke tubuh korban sebanyak 24 tusukan ke tubuh korban, setelah mengetahui korban tidak bernyawa lagi, para pelaku kabur dari pintu utama rumah korban.
Pelarian para pelaku berpencar, RT dan DN diciduk Polres Toba di Medan dengan menghadiahi Timah panas di kaki sebelah kanan RT.
Dalang dari pembunuhan Lisbeth Martalena Butar-butar melarikan diri selama tiga pekan, pengejaran selama tiga pekan yang di komandoi langsung Kasat Reskrim polres Toba AKP Nelson Sipahutar membuahkan hasil, setelah melakukan pengintaian selama tiga pekan, akhirnya JH(15) diringkus Resmob Polres Toba di Bukittinggi Sumatra Barat. (Edu Antonius Nainggolan)





