TOBA, Armadanews.id | Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Komunikasi dan Informasi laksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis tahap III penyusunan masterplan kota cerdas dan quick win program unggulan kabupaten pada kawasan pariwisata prioritas, Kamis (21/10/2021).
Sosialisasi dan bimtek yang dilaksanakan di Auditorium SMA Unggul Del Laguboti dan diikuti pimpinan OPD, komunitas, perwakilan desa ini dibuka Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak.
Kadis Komunikasi dan Informasi Kabupaten Toba Lalo H Simanjuntak menyampaikan kota cerdas merupakan konsep kota atau daerah yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mengintegrasikan seluruh infrastruktur dan pelayanan dari pemerintah kepada warga masyarakat.
“Penerapan konsep Smart City adalah untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan meningkatkan layanan masyarakat dengan mengintegrasikan beberapa elemen yang ada di Kab/Kota seperti pemerintahan, ekonomi, kualitas hidup, lingkungan, sumber daya manusia, dan transportasi, ” sebutnya.
Pemkab Toba kata Lalo, telah melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) yang ditindaklanjuti dengan Bimbingan Teknis Tahap III sebagai lanjutan dari Bimtek Tahap I dan Tahap II yang telah kita laksanakan beberapa waktu yang lalu. Penyusunan Masterplan Smart City dan Ouick Win Program Unggulan adalah langkah awal untuk mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan dalam merancang masterplan Smart (60 City ini, bagaimana pelaksanaannya, serta siapa saja yang terlibat sesuai dengan fungsinya.
Penyelenggaraan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tahap III ‘ Penyusunan Masterplan Kota Cerdas (Smart City) Dan Ouick Win Program Unggulan Kabupaten Pada Kawasan Pariwisata Prioritas Tahun 2021 adalah untuk mengetahui progres yang dicapai sesuai dengan hasil penyelenggaraan Tahap I, II dan membahas progres dan penyelarasan Program Draf Masterplan Smart City serta koordinasi implementasi Program Ouick Win berupa diskusi dan pemaparan dari masing masing Dimensi yang akan dipandu langsung oleh Tenaga ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, dengan tujuan agar data yang dibutuhkan pada Grand Design Smart City di Kabupaten Toba benar-benar akurat.
Sementara Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan serius.
Selain melibatkan stakeholder yang sekarang, agar juga melibatkan komunitas – komunitas yang lain yang ada di daerah ini. Agar nantinya menghasilkan yang terbaik dalam menyusun masterplan ini.
” Berikan perhatian yang serius dan berikan data- data untuk tim penyusun, ” pungkasnya. (Edu Antonius Nainggolan).





