TOBA, Armadanews.id | Di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, para siswa SDN 173546 Tambunan Baruara dijemput personel polisi Polsek Balige dari Sekolah ke Mapolres Toba memakai mobil milik pribadi Bripka Javar Tampubolon untuk dapat divaksinasi Merdeka Anak, Jumat (07/01/2022) sekira pukul 08.30 Wib.
Penjemputan siswa SD ini dengan mobil pribadi itu merupakan ragam cara yang dilakukan oleh Personil unit Reskrim Polsek Balige Bripka Javar Tampubolon SH untuk dapat mengajak para siswa SD agar mau divaksin Covid-19.
Pantauan di lapangan, Pada saat melakukan penjemputan di SDN 173546 Tambunan Baruara, Bripka Javar Tampubolon memberikan masker kepada siswa, Guru dan orang tua siswa.
Polres Toba sendiri memusatkan kegiatan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di Aula Harungguan Mardemak Polres Toba.
Bripka Javar Tampubolon saat di konfirmasi awak media Armadanews.id. mengatakan, cara ini dilakukan sebagai daya tarik agar anak-anak siswa mau mengikuti kegiatan vaksinasi.
Javar juga mengungkapkan bahwa ini merupakan instruksi dari Kapolres Toba kepada seluruh jajaran Polres Toba untuk dapat mempercepat Vaksinasi Merdeka Anak usia 6 hingga 11 tahun.
Anak-anak yang mau divaksin didampingi oleh orang tua atau wali dengan membawa Kartu Keluarga (KK) atau dokumen apa saja yang memperlihatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Sementara itu, Hotni Boru Tampubolon S.pd selaku Guru di SDN 173546 Tambunan Baruara saat dikonfirmasi, mengaku senang kegiatan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun diadakan di Polres Toba.
“Saya juga sangat senang dan berterimakasih kepada personil kepolisian khususnya dari unit Reskrim Polsek Balige Bripka Javar Tampubolon yang sudah memberikan tenaga dalam melayani kami berupa fasilitas kendaraan miliknya untuk menjemput anak didik kami supaya bisa dapat di vaksin di Polres Toba,” ungkap Hotni Boru Tampubolon.
“Kita dukung program pemerintah, dan berharap semua siswa dapat sehat setelah divaksin, sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat berjalan kembali,” ujarnya.
Sedangkan July Panjaitan (11) siswa kelas 5 yang mengikuti kegiatan vaksin ini merasa senang telah divaksin dan mengaku tidak sakit saat disuntik vaksin. (Edu Antonius Nainggolan)





