WAY KANAN – Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus persiapan penyaluran bantuan pangan periode Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Buway Pemuka Pengiran Tuha, Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kamis (16/7/2026).
Rapat tersebut menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 sekaligus menyusun langkah perbaikan agar penyaluran periode Juli 2026 berlangsung lebih tertib, transparan, tepat waktu dan tepat sasaran.
Turut hadir unsur Kodim 0427/WK, Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Way Kanan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, para camat se-Kabupaten Way Kanan serta sejumlah unsur terkait.
Dalam arahannya, Bupati Ayu menegaskan bahwa Program Bantuan Pangan merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh pemerintah daerah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Perum Bulog, pemerintah kampung, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), TNI hingga petugas penyaluran di lapangan.
“Program bantuan pangan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi secara objektif agar setiap kendala yang dihadapi dapat segera diperbaiki,” ujar Bupati Ayu.
Ia meminta seluruh pihak mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul dalam penyaluran sebelumnya, mulai dari validitas data penerima, mekanisme distribusi, administrasi, koordinasi lintas sektor hingga kendala geografis di sejumlah wilayah.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar untuk menyempurnakan pelaksanaan penyaluran bantuan pangan periode Juli 2026 sehingga masyarakat yang berhak dapat menerima bantuan sesuai ketentuan.
Bupati Ayu memberikan perhatian khusus terhadap validitas data penerima manfaat. Menurutnya, data yang akurat merupakan salah satu kunci agar program bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Kita harus memastikan bantuan ini diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak. Jangan sampai ada warga yang layak justru tidak menerima bantuan ataupun terjadi penyimpangan yang dapat mengurangi kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan agar seluruh tahapan penyaluran dilaksanakan dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas dan ketepatan sasaran. Pelayanan kepada masyarakat juga diminta dilakukan secara humanis dan tidak mempersulit penerima bantuan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ayu menyampaikan apresiasi kepada para camat, aparatur kampung, TKSK, TNI serta seluruh petugas lapangan yang selama ini terlibat dalam proses penyaluran bantuan pangan.
Menurutnya, koordinasi yang kuat dan komunikasi yang efektif antarinstansi menjadi faktor penting untuk memastikan program berjalan lancar sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Mari kita jadikan rapat koordinasi ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya yakin dengan sinergi, komunikasi yang baik dan semangat gotong royong, penyaluran bantuan pangan periode Juli 2026 akan berjalan lancar, aman, tertib dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Way Kanan,” kata Bupati.
Bupati berharap seluruh pihak dapat menjalankan peran masing-masing secara optimal sehingga pelaksanaan Program Bantuan Pangan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Way Kanan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan evaluasi berbagai program perlindungan sosial sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera. (Bahtiar/UIN)











